Pendampingan Rekonstruksi Solidaritas Komunitas Kampung di Era Digital untuk Mendukung Agenda SDGs dan Asta Cita Pembangunan Nasional di Kabupaten Biak Numfor
Abstract
Transformasi digital telah membawa perubahan sosial yang signifikan hingga pada level komunitas kampung di Kabupaten Biak Numfor. Perubahan tersebut berimplikasi pada pergeseran pola interaksi sosial, melemahnya ruang-ruang komunal, serta terfragmentasinya praktik solidaritas sosial masyarakat. Kondisi ini berpotensi menghambat pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) serta agenda Asta Cita pembangunan nasional yang menekankan penguatan pembangunan manusia dan masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan melakukan pendampingan rekonstruksi solidaritas komunitas kampung melalui pendekatan sosiologis partisipatif berbasis digital. Metode pelaksanaan meliputi pemetaan sosial, diskusi kelompok terfokus, lokakarya reflektif, serta pendampingan komunitas berbasis ruang komunal. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya solidaritas sosial, terbentuknya praktik solidaritas adaptif yang mengintegrasikan nilai lokal dan teknologi digital, serta penguatan kohesi sosial sebagai modal pembangunan sosial berkelanjutan. Kegiatan ini berkontribusi langsung terhadap pencapaian SDGs, khususnya tujuan pembangunan sosial dan kelembagaan, serta mendukung implementasi Asta Cita pembangunan nasional di tingkat lokal.
References
Aminah, S. (2019). Solidaritas sosial masyarakat pedesaan dalam menghadapi perubahan sosial. Jurnal Sosiologi Reflektif, 13(1), 67–82. https://journal.uin-suka.ac.id/sosref/article/view/1456
Hidayat, R., & Setiawan, D. (2021). Digitalisasi dan transformasi relasi sosial masyarakat desa. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 25(2), 123–137. https://jurnal.ugm.ac.id/jsp/article/view/67890
Irwan. (2018). Dinamika interaksi sosial masyarakat kampung di Papua. Gema Kampus IISIP YAPIS Biak, 13(1), 1–14. https://journal.iisip-yapisbiak.ac.id/index.php/gema/article/view/98
Kurniawan, A. (2020). Modal sosial dan kohesi komunitas dalam masyarakat lokal Indonesia. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 22(3), 389–402. https://jmb.brin.go.id/index.php/jmb/article/view/1123
Prasetyo, B., & Trijono, L. (2018). Teknologi digital dan perubahan struktur sosial masyarakat desa. Jurnal Pembangunan Sosial, 6(1), 55–70. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jps/article/view/30245
Putra, A. S. (2022). Ruang digital dan pembentukan solidaritas sosial baru di Indonesia. Jurnal Komunikasi Indonesia, 11(2), 145–159. https://journal.ui.ac.id/index.php/jki/article/view/24567
Sari, M., & Nugroho, Y. (2020). Media digital dan kohesi sosial masyarakat lokal. Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia, 5(1), 21–34. https://jurnal.iski.or.id/index.php/jkiski/article/view/512
Setiawan, I. (2019). Modal sosial sebagai basis penguatan komunitas lokal. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 8(2), 211–224. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JISH/article/view/20456
Wahyuni, S. (2021). Pembangunan sosial berbasis komunitas dalam pencapaian SDGs di Indonesia. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 6(2), 101–115. https://journal.uin-malang.ac.id/in

